Merasa jenuh itu bukan sebuah
dosa kan?
Dan lari dari tanggung
jawab itu bukan seorang pengecut juga kan?
Aku tak tahu apakah ini
gejala dari depresi atau hal-hal semacam itu
Aku hanya merasa berada
dititik dimana aku ingin mengakhiri semuanya
"Kamu akan tahu sesuatu itu berharga setelah kamu meninggalkannya."
Mereka bilang ungkapan seperti itu adalah bentuk dari penyesalan dan biasanya ekpresi orang akan berubah kalau membahas soal itu.
Tapi aku pikir penyesalan itu
tidak buruk juga, setidaknya kita dapat menyadari hal tersebut penting, ketimbang terus menjalani-nya dan menganggapnya tidak berguna.
Aku rasa tetap lebih baik
mengetahuinya walau sudah terlambat dibanding tidak pernah mengetahuinya sama sekali.
Aku tidak bisa mengobati
diriku lagi.
Kata-kata motivasi yang
aku baca terasa hambar
Catatan harian yang kutulis
terlihat samar.
Semuanya seperti
abu-abu, masa depanku.
Entah sudah keberapa
kalinya aku jatuh dan ragu
Aku perlu seseorang
untuk duduk disampingku dan mulai memberiku saran.
Aku butuh energi untuk
mengumpulkan kepingan jiwaku dan melangkah maju lagi.
Keberanian, semangat,
mimpi dan kerja keras.
Semuanya untuk bangkit
kembali.


No comments:
Post a Comment